Memoar, Opini, Kata Hati

Rabu, 20 Juli 2016

Dibalik Kata Terserah





“Mau makan apa, Mel?”
“Hmm… terserah Ibu aja, deh.”
 
Kesal kalau dengar kata terserah?

Mentang-mentang kata yang satu ini ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia, sekarang jadi makin banyak orang yang gemar mengucapkannya. Menurut KBBI, kata terserah juga bisa diartikan sebagai masa bodoh. Sebuah bentuk tak acuh terhadap suatu kondisi tertentu. 

Tetapi sebenarnya ada banyak makna dibalik kata terserah lo. Mungkin kita sudah terlalu bosan dan sensitif ketika mendengar kata yang satu ini. Setidaknya ada 5 makna yang terkandung pada kata terserah yang diucapkan seseorang.

Sedang Malas Berpikir


Orang yang sedang tidak mood atau sibuk biasanya jadi malas berpikir. Sebab mereka sedang tidak ingin diganggu ketika melakukan hal lain. Jadi, tinggal gunakan kata terserah untuk melimpahkan pengambilan keputusan kepada orang lain. Sehingga konsentrasi bisa diarahkan sepenuhnya pada sesuatu yang sedang dipikirkan.
 

Benar-Benar Tidak Punya Ide




Sumber :
Kuyshare.blogspot.com

Ketika seseorang sedang benar-benat tidak punya ide tentang sesuatu, maka biasanya kata terserah akan jadi andalan. Sembari mengucapkan kata terserah, biasanya orang akan mengharapkan saran dari orang lain yang jadi lawan bicaranya. Keputusan pun bisa cepat diambil bila saran dari orang lain dirasa tepat.

 


Merasa Lelah dengan Keadaan


 
 
Sumber :
Hipwee.com


“Kamu mau makan apa?”
“Terserah kamu, deh.”
“Ya udah kita makan nasi Padang, yuk.”
“Nasi Padang banyak lemaknya, aku kan lagi diet.”
“Ya udah, makan sushi aja.”
“Sushi mah mahal tau.”
“Makan bakso?”
“Panas-panas gini jadi keringetan kalo makan bakso.”
“… ya udahlah terserah kamu, deh.”

Yang dimaksud dengan terserah karena lelah dengan keadaan adalah kata terserah yang kedua. Orang lain yang jadi lawan bicara mengucapkan kata terserah. Tetapi selalu menolak sewaktu disodori beragam pilihan. Kalau sudah begini, rasanya tidak ada yang lebih tepat selain menghela napas dan mengucapkan “ya udahlah terserah”.

Mementingkan Diri Sendiri


“Terserah orang mau nanggepin apa, yang penting gue seneng.”
Makna terserah yang satu ini mengacu pada kepuasan diri sendiri. Tidak peduli akan reaksi orang lain, asalkan diri sendiri merasa nyaman dan bahagia. Hal ini mungkin terdengar menyebalkan, ya. Namun tidak ada salahnya jika sesekali kita melakukannya. Toh kita berjuang hidup demi diri sendiri, bukan demi mementingkan anggapan orang lain.

Membiarkan Orang yang Dicintai untuk Menentukan Pilihan


Hampir semua dari kita pasti setuju kalau arti kata terserah yang satu ini adalah yang paling sweet. Terserah rupanya juga bisa menjadi cara mempersilakan orang yang kita cintai untuk menentukan pilihan. Bila kita memang ingin mereka menentukan, kita tentu tidak akan membantah lagi setelah mereka mengambil keputusan. Tinggal mengikuti pilihan yang sudah diambil sembari melihat wajah sumringah orang-orang yang kita cintai.



Kata terserah memang sering terasa menyebalkan. Namun jika diucapkan pada kondisi yang tepat, “terserah” mampu menunjukkan ekspresi kita terhadap suatu hal. Entah sebuah kekecewaan atau keinginan untuk memberi kebebasan bagi mereka yang kita cintai, kata terserah bisa kita sampaikan dengan gaya dan intonasi yang tepat. Selanjutnya, terserah tanggapan orang lain yang mendengar ucapan kita.





 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright©Melisa