7 Kerugian Bila Kita Terlalu Sering Sambat (Mengeluh)


Sambat (mengeluh) merupakan perilaku yang manusiawi. Bahkan menurut jurnal ilmiah karya Emma Byrne yang bertajuk Swearing Is Good For You: The Amazing Science of Bad Language, umpatan atau bahasa kotor sesekali harus diungkapkan karena penting untuk meningkatkan kinerja otak. Sakit fisik atau beban jiwa akan berkurang jika dikeluhkan dalam bentuk makian atau kata-kata kotor.
Tapiii… bukan berarti kita boleh terus-menerus sambat tak mengenal waktu. Sesekali memaki tentu tak apa. Namun, terus-terusan kesal dan tidak bisa move on menunjukkan kalau kita terjebak dalam ruminasi. Hal-hal menyebalkan akan selalu ada. Itulah sebabnya kita tak bisa menghadapinya dengan cara mengeluh terus-menerus.

Kita Mulai dari Nol, Yuk!


Kita mulai dari nol, yuk.
Saat aku membuat tulisan ini, hampir satu tahun kita tidak bersua.
Apakah kalian rindu masa-masa itu?
Masa ketika kita duduk bersama, bersenda gurau sambil menghabiskan waktu hingga menjelang malam.
Aku tidak pernah lupa saat-saat bahagia itu. Walaupun mungkin akulah yang paling irit bicara, tetapi aku selalu bahagia duduk berjam-jam bersama kalian. Menyeruput kopi ketika menyimak pembicaraan kalian sambil sesekali tersenyum geli.

20 Quotes tentang Jarak



Segini saja.
Jarak di antara kita segini saja.
Aku ingin menjauh, tapi hati ini tak bisa.
Aku ingin mendekat, tapi aku takut hatimu terluka.

Saat kita jauh, jangan sekalipun membenci jarak,
karena sejatinya jarak membuat rindu itu terjadi.

Jarak adalah sebuah garis batas,
tetapi jalinan perasaan adalah penembusnya.

Jarak itu sebenarnya tak pernah ada.
Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan.

20 Quotes tentang Pamit


Kau tahu apa yang paling aku benci?
Pergi tanpa pamit dan datang kembali tanpa rasa bersalah.

Curang.
Pamit usai memberi harap seolah tak pernah ada kejadian.

Aku pamit.
Melepas genggam dan menuju jalan lain.
Sebab logika takkan pernah membiarkan
kau menaburkan harap padaku
sedangkan erat tanganmu menggenggam dia.

Aku pamit sebentar,
mau mengistirahatkan perasaan.
Jangan khawatir,
aku tidak hilang.

20 Quotes tentang Lelah




Hiburlah hatimu, siramilah dengan percik-percik hikmah.
Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih.

Letih, lelah, mengah, tapi belum parah.
Ya, berpeluh, tapi bukan tanda mengeluh.

Bagaimanapun jalannya,
sekali-kali jangan lelah untuk berusaha gigih membela semua yang baik.

Tertawa itu baik untuk kesehatan, sama halnya seperti tersenyum.
Terkadang, kita terlalu merasa penat dan lelah dengan aktivitas,
terlalu banyak yang kita pikirkan dan khawatirkan,
lalu kita lupa untuk tertawa.

20 Quotes tentang Pasrah


Di batas kemampuan seseorang,
Ada level pasrah yang melebihi ikhtiarnya.

Berat.
Tapi harus kuat.
Pasrah hanya pada Tuhan.
Bukan pada dunia.

Pasrah bukan berarti menyerah.
Aku ingin memahami,
betapa nyamannya ketika hati kita titipkan kepada-Nya.

Suatu hari kamu akan sampai pada fase “ya sudahlah”.
Bukan karena menyerah, tapi telah pasrah pada Allah.

Hidup itu selalu menarik.
Daripada hanya pasrah, selalu coba cari jalan.

Halo, Malaikatku yang Tak Bersayap!


Selamat pagi, Bu, Mbak.
Pasti lagi pada sibuk, ya. Beberapa tahun lalu, biasanya kita chat di sela-sela jam kosong. Kadang-kadang aku tertawa sendiri membaca celoteh Ibu dan Mbak di grup. Kebahagiaan kecil macam itu sekarang sedang tak bisa kurasakan dan ternyata rasanya sungguh kehilangan.

Bu, dua hari lalu Ibu bertanya kepadaku, apa bedanya menulis di blog dan media sosial. Ada satu jawaban yang belum aku katakan karena aku sulit mengungkapkannya. Jadi hari ini kujawab di sini saja meskipun mungkin Ibu tidak akan membacanya. Blog adalah salah satu tempatku mencurahkan isi hati karena aku tidak suka jadi pusat perhatian di media sosial. Aku butuh tempat sampah. Namun, tempat sampah semua orang hampir penuh dan aku harus menciptakan tempat sampahku sendiri tanpa merepotkan orang lain.

Doa yang Egois


Manusia itu egois.
Datang karena sepi, meninggalkan karena tak sehati, menjatuhkan karena terasa terlalu baik di hati.
Keegoisan itu bahkan ditampakkan dalam berbagai wujud, termasuk ketika berdoa. Tak banyak orang yang menyadari kalau dirinya egois sewaktu berkomunikasi dengan Tuhannya.
Apa buktinya?

Gembili: Hasil Hutan yang Potensial Sebagai Super Food


Apakah Anda merasa familiar dengan gembili?
Jika dibandingkan dengan umbi-umbian lainnya, gembili memang kurang populer. Padahal, tanaman bernama latin Dioscorea esculenta L tersebut sangat potensial sebagai super food jika diolah secara kreatif. Kalau Anda belum pernah menyantap gembili bahkan belum mengenalnya, ulasan berikut ini pasti menggugah Anda untuk mencicipi makanan favorit saya yang satu ini.

Sampai Kapan Pun Aku Tidak Rela


Aku tahu semua hal di dunia ini pasti berubah, cepat atau lambat, suka atau tidak suka.
Namun, perubahan yang satu ini benar-benar membuatku tidak rela.
Sampai kapan pun aku tidak rela.

Mengapa kebaikan pada akhirnya harus kalah dari kejahatan?
Oh, sekarang aku baru ingat. Sebenarnya sinetron-sinetron juga sering menunjukkan kalau yang baik akan kalah dari yang jahat.
Meskipun aku setengah mati tak rela, kini aku harus menyaksikannya.

Dahulu, kebahagiaan selalu jadi milik kita, apa pun situasinya.
Tertawa bersama bukanlah hal yang sulit dilakukan,
tetapi sekarang semua berubah secepat kedipan mata.
Curahan kasih sayang itu sudah habis, berganti dengan saling diam atau bahkan saling tuding.
Bahagia yang kita punya sudah habis tak bersisa.

20 Quotes tentang Rahasia


Senyum terindah
kadang menyembunyikan begitu banyak rahasia.

Rahasia bahagia adalah memuja tanpa mendamba.

Satu-satunya tempat layak huni di bumi adalah hati kau,
sebab ia begitu rahasia.

Kalau Anda ingin orang lain merahasiakan rahasia Anda,
simpanlah sendiri rahasia itu.

Semoga Tuhan mendekatkan semua rahasia perasaan pada jawabannya.

Review Film Akhir Kisah Cinta Si Doel


Saat saya membaca kalimat “Terima kasih untuk 27 tahun yang penuh kehangatan. Kami mohon pamit.” pada trailer film Akhir Kisah Cinta Si Doel, saya merasa cukup sedih. Baru saya sadari kalau kisah si Doel menemani saya seumur hidup, sampai setua ini, dari kecil hingga bangkotan. Memang terdengar lebai sih kalau sampai sentimental karena sebuah drama. Namun, saya yakin kalau banyak penonton yang mempunyai perasaan serupa dengan saya.
Nah, makanya saya jadi tak sabar ingin segera membuat review film Akhir Kisah Cinta Si Doel, langsung sepulang dari bioskop. Tanpa ditunda-tunda lagi, supaya masih segar di ingatan. Tentu saja ulasan ini murni berdasarkan sudut pandang saya yang sudah mengikuti si Doel dari sinetron season satu sampai filmnya selesai.

Angle Kamera yang Masih Ciamik

Sama seperti dua filmnya terdahulu, Akhir Kisah Cinta Si Doel digarap dengan angle kamera yang sempurna. Momen-momen dramatis direkam dengan beberapa angle berbeda. Salah satu adegan yang paling saya suka yaitu ketika Dul kecil datang untuk menginap di rumah Doel. Kamera diposisikan pada bagian dalam oplet agar fokus mengambil gambar Dul kecil yang turun dari mobil. Meskipun film ini cukup sempurna dari segi angle, tetap saja bagian jalan cerita jadi fokus utama yang menuntut penyelesaian terbaik (terutama menurut sudut pandang penonton).

Sepucuk Surat untuk Ibuku (Juga)


Good morning, Bu.
Aku mengawali surat ini dengan ucapan selamat pagi, persis seperti yang Ibu lakukan hampir setiap hari, menyapaku melalui chat. Tak jarang pula aku terbangun dan tak jadi kesiangan karena sapaan pagi dari Ibu. Terima kasih ya, Bu. Sapaan itu terasa hangat sekali saat aku bahkan tidak tahu harus memulai hari dengan cara seperti apa, tidak tahu harus berkeluh kesah kepada siapa. Ucapan sesederhana itu membuat hari-hariku lebih menyenangkan.

Ibu masih ingat waktu kita bertemu untuk pertama kalinya?
Kala itu, Ibu muncul dan berdiri di depan jendela kelasku. Ibu tersenyum manis, agak terburu-buru hendak mencocokkan lembar absensi. Senyum Ibu di bulan Juli tahun 2002 itu sama persis dengan senyum-senyum yang aku lihat beberapa tahun terakhir ini. Aku bahkan tidak pernah percaya kalau tahun demi tahun membuat usia Ibu bertambah, tanpa keriput, tanpa uban. Ibu senantiasa cantik dan sehat seperti waktu kita pertama kali bertemu.

20 Quotes tentang Uang


Uang bisa membeli kenyamanan materi,
namun uang tak bisa membeli kenyamanan dalam hati.

Memang uang bukan segalanya,
tapi segalanya butuh uang.                 
Pilih jadi orang kaya atau orang miskin?

Sekecil apa pun uangnya akan cukup bila digunakan untuk hidup.
Tapi sebanyak apa pun uangnya
tak akan pernah cukup jika hanya untuk memenuhi gaya hidup.

Kebahagiaan memang tidak bisa dibeli dengan uang
tapi kalau gak ada uang, ya mana bisa aku bahagia.

Uang itu tidak mengubah seseorang tetapi menunjukkan watak aslinya.
Kalau tak percaya, cobalah berurusan uang dengan siapa pun
untuk mengetahui watak aslinya.

Ini Saatnya Memberi Makan Ego


Orang bilang memperhatikan diri sendiri itu egois. Sayangnya, justru banyak orang terlalu memperhatikan orang lain hingga cenderung mengabaikan diri sendiri. Mengasihi diri sendiri bukanlah bentuk keegoisan sebab memberi makan ego juga penting untuk kebahagiaan diri sendiri. Tak ada yang bisa membahagiakanmu selain dirimu sendiri.

  • Sikap ramah acap kali berakibat buruk bagi diri sendiri. Bagimu, ramah mungkin adalah suatu hal lumrah. Namun, orang lain bisa menganggapnya sebagai upaya merayu atau memanfaatkannya untuk meminta bantuan. Hingga pada akhirnya yang susah adalah dirimu sendiri. Mulut yang diam tak akan pernah menimbulkan masalah. Sedangkan mulut yang terbuka justru sering menyebabkan masalah. Perbanyaklah diam. Gunakan waktu dan pikiranmu untuk mengenali diri sendiri.