Memoar, Opini, Kata Hati

Rabu, 02 November 2016

Ragam Tipe Orang di Ruang Tunggu Rumah Sakit






Bahagia itu sederhana. Bukan uang melimpah di rekening atau punya pacar yang gantengnya Masya Allah. Bahagia bisa didapatkan dengan cara memiliki kesehatan yang prima. Sehat terus setiap hari agar rutinitas yang harus dijalani tidak terganggu. Sayangnya, tidak semua dari kita beruntung untuk selalu sehat. Ada kalanya kita sakit parah sampai harus berobat ke rumah sakit.

Ternyata banyak hal yang bisa diamati di rumah sakit selain pemandangan orang-orang yang kuyu karena staminanya menurun. Jika kita meluangkan sedikit waktu untuk mengamati keadaan di ruang tunggu rumah sakit, maka kita akan menemukan ragam tipe orang di sana. Amati gerak-geriknya dan mari menyimpulkan termasuk tipe apakah orang-orang tersebut?

Atau malah mau mengidentifikasi diri sendiri saat berobat atau menemani orang ke rumah sakit? Silakan!


Si Panik

Tipe yang satu ini sebenarnya sangat jarang ditemui di rumah sakit. Namun, bukan berarti tidak ada orang yang bertingkah seperti ini. Bahasa tubuh si panik akan menunjukkan keresahan, misalnya mondar-mandir, tidak berhenti menggerakkan jari-jari tangan, atau bahkan mulai menangis. Biasanya tingkah laku ini ditunjukkan oleh orang yang baru mendengar kabar kecelakaan dari orang terdekatnya. Atau bisa juga karena orang terdekatnya baru saja mendapat terdiagnosis mengalami penyakit yang terbilang parah.

Si Payah

Si payah adalah orang sakit yang sedang mengantre. Orang-orang yang mengalami sakit parah terkadang sampai tidak bisa duduk. Tipe orang yang satu ini biasanya akan berbaring selonjoran di bangku. Tak jarang pula si payah akan menunjukkan tanda-tanda sakit yang mencemaskan seperti menggigil, merintih, atau gemetaran. Ketika menghadapi si payah, orang yang mengantar biasanya akan berusaha untuk menenangkan dan membuat si payah merasa nyaman di ruang tunggu.

Si Bawel

Open your mouth only if what you are going to say is
More beautiful than the silence.

Tampaknya masih banyak banget orang yang gak pernah mendengar atau gak mau memahami ungkapan tersebut. Tidak peduli sikon, he’s still annoying. Si bawel biasanya adalah orang yang mengantar dan menemani pasien di ruang tunggu rumah sakit. Orang-orang yang tergolong dalam kategori ini kelihatan tidak pernah lelah untuk membahas banyak hal ketika menunggu. Lebih parahnya lagi kalau si bawel ini berbicara dengan suara yang lantang, ya. Padahal kita semua tahu bahwa rumah sakit adalah tempat umum yang butuh ketenangan.

Si Lapar



Sumber :
MemeCenter.com

Tidak peduli ada hujan, badai, atau bom, pokoknya makan terus. Begitu deh kira-kira prinsip si lapar. Surga dunia bagi si lapar adalah kantin atau food court rumah sakit yang menjual banyak makanan enak. Jangan heran kalau melihat si lapar di rumah tunggu rumah sakit. Karena mereka kerap datang dengan kantong penuh makanan dan tidak berhenti mengunyah sebelum masuk ke ruangan dokter.

Si Lemot

Sebenarnya kasihan juga sih kalau melihat si lemot di ruang tunggu rumah sakit. Karena mayoritas orang-orang yang lemot adalah kalangan orang tua yang tidak terbiasa antre di rumah sakit. Jadi, tidak mengherankan kalau orang-orang dengan tipe ini sering salah masuk ruang tunggu, melewatkan prosedur mengantre yang benar, atau tidak mendengar saat namanya dipanggil. Solusi terbaik untuk si lemot adalah mengandalkan bantuan dari orang yang menemaninya agar bisa antre dengan benar.

Si Ngantuk

Kalau orang sakit yang ngantuk dan tertidur pulas di ruang tunggu sih wajar, ya. Tetapi bagaiamana kalau si ngantuk ternyata adalah orang yang menemani pasien di ruang tunggu?

Tidur sebentar bila nomor antrean masih jauh sih gak masalah. Asalkan acara tidurnya tidak mengganggu orang lain di ruang tunggu rumah sakit. Jangan sampai asyik tidur sampai bersender di bahu orang tak dikenal apalagi sampai meneteskan iler di pakaian mereka.

Ih, menjijikkan.
Alangkah lebih baik jika si ngantuk berusaha untuk tidak tidur. Banyak cara yang bisa dilakukan kok, misalnya dengan makan permen, bermain game di HP, minum kopi, atau ngobrol dengan orang lain yang juga sedang mengantre di ruang tunggu.

Si Gak Sabaran

Orang yang gak sabaran pasti kelihatan grasak-grusuk di ruang tunggu. Tingkahnya gelisah dan sering mondar-mandir. Ciri utama dari orang yang gak sabaran adalah sering berdecak “ck ck ck”, rajin menghampiri suster dan menanyakan mengenai antrean yang sedang berada di ruangan dokter. Mungkin orang yang gak sabaran ini sudah punya janji atau rutinitas lain yang mesti diselesaikan usai berobat ke rumah sakit. Tapi jangan sampai tingkah lakunya yang ngeselin jadi mengganggu kenyamanan pasien lain, ya. Apalagi kalau sampai berniat menyelak nomor antrean demi kepentingan pribadinya.

Si Kepo

Si kepo sebenarnya memiliki karakter yang agak mirip dengan si bawel. Namun perbedaannya terletak pada objek yang menjadi korban kekepoan. Orang-orang yang kepo cenderung ingin tahu urusan orang lain, atau dalam hal ini penyakit yang sedang diidap orang lain. Orang kepo tidak segan menanyakan penyakit orang lain secara mendalam sambil mencari korelasinya dengan hal-hal pribadi yang pernah dialami. 



Sumber :
MemeGenerator.net

Sebenarnya kalau cuma bertanya soal sakit yang dialami sebagai topik obrolan di ruang tunggu sih gak jadi masalah, ya. Tetapi ada juga lo orang-orang yang gak suka bila dikepoin terlalu jauh. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus bersikap sewajarnya sewaktu berada di ruang tunggu rumah sakit.

 

Si Serakah

Siapa pun pasti kesal saat bertemu si serakah di ruang tunggu rumah sakit. Bermodalkan wajah gak berdosa, si serakah biasanya akan menumpuk tas dan barang bawaannya pada dua hingga 3 bangku. Alasannya sih karena bangku-bangku tersebut adalah tempat duduk untuk teman atau anggota keluarga yang mengantarnya ke rumah sakit.

Lebih ngeselin lagi kalau si serakah ini gak menggunakan barang-barang untuk memonopoli bangku. Karena ada yang memanfaatkan pantat atau selangkangan supaya makan tempat. Iya, duduknya sengaja dilebar-lebarin biar orang lain gak kebagian tempat duduk.

 

Si Sibuk Sendiri

Mayoritas generasi muda yang sedang antre di ruang tunggu rumah sakit biasanya tergolong dalam tipe ini. Tidak ingin kepo dengan penyakit orang lain dan tidak ingin diganggu privasinya. Si sibuk sendiri akan memilih untuk mengutak-atik isi HP-nya saat berada di ruang tunggu. Banyak yang bisa dilakukan dengan HP di genggaman tangan, mulai dari bermain game, mengakses media sosial, membaca berita di internet, atau mendengarkan musik.

Sumber :
Wanna-Joke.com


Just because you’re not sick,
doesn’t mean you’re healthy.
-Author Unknown-

Di ruang tunggu rumah sakit, bukan hanya mereka yang raganya sakit yang bisa kita temui. Setelah mengamati lebih detail lagi, mungkin kita bisa memahami hal-hal lain di ruang tunggu itu. Ada mereka yang tidak ingin diganggu oleh orang lain yang tak dikenal, ada yang harus sibuk mengurus diri sendiri karena orang-orang sekitarnya kurang peduli, dan ada pula yang malah ingin terus-menerus ngobrol karena mungkin sering merasa kesepian. Ternyata sakit itu bukan cuma perkara fisik, melainkan juga bisa berupa urusan psikis yang tidak mudah dideteksi. 

Meluangkan waktu untuk mengamati keadaan di sekeliling kita akan membuat kita mendapatkan banyak pelajaran kehidupan. Belajar untuk sabar menunggu dan sabar menghadapi orang-orang menyebalkan yang tidak kita kenal. Terkadang dukungan untuk orang sakit itu bukan sekadar obat-obatan yang mustajab. Perhatian dan kasih sayang justru membangkitkan semangat orang sakit agar lekas sembuh dan bisa berkarya kembali.


Tulisan ini terinspirasi dari beberapa pengalaman di ruang tunggu rumah sakit. Duduk berjam-jam tak hanya membuat hati lebih terampil bersabar, tetapi juga mempertemukan kita dengan pengalaman yang menakjubkan.













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright©Melisa