Featured Slider

Gak Akan Ada yang Bertanya “Are You OK?”(di Dunia Kerja)

Coba deh inget-inget lagi. Selama bekerja dari zaman dulu sampai sekarang, ada gak yang pernah bertanya “are you OK?” ke Anda?

Gak ada?
Ya udah. Berarti kita senasib. 
Life must go on even though no one ask you about your feelings.
Di dunia kerja kita selalu dituntut menjadi orang yang profesional. Beberapa momen yang bikin saya capek hati ini nyatanya tidak boleh membuat saya kesal atau baper terlalu lama. Saya tuh cuma freelance writer. Ibarat isi meja makan, cuma remah-remah rengginang yang sewaktu-waktu bisa diusir pakai serbet. Jadi, ya telan saja. Telan saja hal-hal yang bikin gondok.

Bulan Madu Makin Romantis di 3 Tempat Wisata Lombok Berikut Ini


Sebagai daerah yang punya sejuta pesona alam, Lombok selalu masuk dalam daftar tujuan wisata untuk berbulan madu. Deretan pantai indah serta puluhan hotel dan resor yang berada di setiap sudut kota menjadi alasan utama banyak orang tak pernah bosan mengunjungi Lombok.
Nah, bagi Anda yang berniat mengajak pasangan untuk berbulan madu di Lombok, ada beberapa tempat wisata romantis yang dijamin bakal bikin Anda dan pasangan semakin cinta. Ada apa saja sih? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Terkadang Sebenarnya Mereka Tidak Mengenal Kita Lebih Dalam



“Ketika kita terlalu sibuk menjadi dewasa,
Kita sering lupa bahwa mereka semakin menua.”
Ungkapan tersebut tentu tak asing lagi di telinga kita. Sering kali orang tua merasa mulai ditinggalkan anak-anaknya ketika sang anak beranjak dewasa. Mulai sibuk meniti karier, membangun keluarga kecil, dan mengejar keinginan-keinginannya. Kesannya, anak-anak yang melupakan orang tua yang mulai memasuki usia senja.
Padahal mungkin sama saja. Saat anak-anak masih kecil, orang tua juga sering kali sibuk dengan urusannya sendiri. Sibuk bekerja demi memenuhi kebutuhan anak. Menganggap anak masih terlalu kecil untuk diajak berbicara dari hati ke hati. Hingga akhirnya tercipta pembatas tak kasat mata antara orang tua dan anak. Barangkali orang tua merasa sangat mengenal anaknya. Merasa sudah mengetahui hal-hal yang disukai anak, sahabat-sahabatnya, atau sesuatu yang menyebalkan bagi anak. Benarkah demikian?

Awkward Moment Saat Ikut Misa di Gereja

Awkward moment memang bisa terjadi di mana saja.
Biasanya sih kejadian-kejadian memalukan tersebut terjadi di luar dugaan. Sehingga kita jadi merasa kikuk atau serba salah ketika mengalaminya. Menyebut tentang awkward moment rasanya belum lengkap jika tidak membahas gereja. Faktanya, banyak kok hal-hal nyeleneh yang bisa kita alami ketika mengikuti misa di gereja. Beberapa momen berikut ini adalah contohnya:

Datang Telat Terus Diliatin Semua Orang

Kalau datang telatnya waktu lagu pembuka sedang dinyanyikan sih tentu masih bisa dimaklumi. Lantas, bagaimana jika datang telatnya waktu sudah “Kemuliaan” atau malah Homili?
Mendingan pulang aja deh daripada maksain diri untuk tetap ikut misa. Soalnya kita pasti masuk sambil diliatin seisi gereja dengan tatapan yang seolah-olah berbicara,
“Woy, ke mana aja ngana baru dateng jam segini? Udah mau bubar keles.”

Mengapa Orang Lebih Memilih Berbohong?

Banyak orang suka mengucapkan kalimat klise yang satu ini:
“Mendingan gue denger kejujuran yang nyakitin daripada harus dibohongin.”

Padahal kalimat itu sering kali cuma sok iye doang.
Coba ingat-ingat tentang respon yang kita tunjukkan waktu mengetahui fakta di balik sebuah kebohongan.
Apakah kita bisa tenang? Bisa mengontrol emosi? Bisa menahan diri untuk tidak mengumpat?
Sebagian besar dari kita tentu tidak bisa menanggapi kebohongan dengan cara yang elegan.