Featured Slider

Kita Mulai dari Nol, Yuk!


Kita mulai dari nol, yuk.
Saat aku membuat tulisan ini, hampir satu tahun kita tidak bersua.
Apakah kalian rindu masa-masa itu?
Masa ketika kita duduk bersama, bersenda gurau sambil menghabiskan waktu hingga menjelang malam.
Aku tidak pernah lupa saat-saat bahagia itu. Walaupun mungkin akulah yang paling irit bicara, tetapi aku selalu bahagia duduk berjam-jam bersama kalian. Menyeruput kopi ketika menyimak pembicaraan kalian sambil sesekali tersenyum geli.

20 Quotes tentang Jarak



Segini saja.
Jarak di antara kita segini saja.
Aku ingin menjauh, tapi hati ini tak bisa.
Aku ingin mendekat, tapi aku takut hatimu terluka.

Saat kita jauh, jangan sekalipun membenci jarak,
karena sejatinya jarak membuat rindu itu terjadi.

Jarak adalah sebuah garis batas,
tetapi jalinan perasaan adalah penembusnya.

Jarak itu sebenarnya tak pernah ada.
Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan.

20 Quotes tentang Pamit


Kau tahu apa yang paling aku benci?
Pergi tanpa pamit dan datang kembali tanpa rasa bersalah.

Curang.
Pamit usai memberi harap seolah tak pernah ada kejadian.

Aku pamit.
Melepas genggam dan menuju jalan lain.
Sebab logika takkan pernah membiarkan
kau menaburkan harap padaku
sedangkan erat tanganmu menggenggam dia.

Aku pamit sebentar,
mau mengistirahatkan perasaan.
Jangan khawatir,
aku tidak hilang.

20 Quotes tentang Lelah




Hiburlah hatimu, siramilah dengan percik-percik hikmah.
Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih.

Letih, lelah, mengah, tapi belum parah.
Ya, berpeluh, tapi bukan tanda mengeluh.

Bagaimanapun jalannya,
sekali-kali jangan lelah untuk berusaha gigih membela semua yang baik.

Tertawa itu baik untuk kesehatan, sama halnya seperti tersenyum.
Terkadang, kita terlalu merasa penat dan lelah dengan aktivitas,
terlalu banyak yang kita pikirkan dan khawatirkan,
lalu kita lupa untuk tertawa.

20 Quotes tentang Pasrah


Di batas kemampuan seseorang,
Ada level pasrah yang melebihi ikhtiarnya.

Berat.
Tapi harus kuat.
Pasrah hanya pada Tuhan.
Bukan pada dunia.

Pasrah bukan berarti menyerah.
Aku ingin memahami,
betapa nyamannya ketika hati kita titipkan kepada-Nya.

Suatu hari kamu akan sampai pada fase “ya sudahlah”.
Bukan karena menyerah, tapi telah pasrah pada Allah.

Hidup itu selalu menarik.
Daripada hanya pasrah, selalu coba cari jalan.