Memoar, Opini, Kata Hati

Minggu, 17 Januari 2016

Fenomena Si Anak Emas Di Kelas





Pernah dengan tentang istilah “anak emas”?

Anak emas adalah istilah untuk menyebut seseorang yang diberi perlakuan istimewa dalam lingkungannya, misalnya di lingkungan sekolah, kampus atau tempat kerja. Aroma persaingan rupanya sudah mulai terjadi sejak kita belia. Sejak kita duduk di bangku sekolah semasa kecil dulu. 

Posisi anak emas memang sudah mulai dikenal sejak seseorang duduk di bangku sekolah. Sebab biasanya ada saja satu orang murid yang diperlakukan secara spesial oleh sang guru di kelas. Dalam Bahasa Inggris, anak emas dikenal dengan istilah golden boy. Padahal sebenarnya bisa saja anak emas juga berupa girl, ya.



Jenis-jenis Anak Emas Di Kelas

Sadar atau tidak sadar, seorang guru biasanya memiliki anak emas yang disayanginya di kelas. Ada banyak faktor yang membuat seseorang menjadi anak emas. Faktor yang paling populer antara lain :

Kepandaiannya Sungguh Mengagumkan

Sumber :
Instagram 


Spesies murid yang satu ini dikenal populer karena kepandaiannya yang membuat orang lain terkagum-kagum. Rasanya tidak pernah murid ini gagal menjawab pertanyaan atau kalah berdebat dengan guru serta murid lainnya. Kecerdasannya memang di atas rata-rata. Inilah yang tentu disukai oleh semua guru kan?
Murid pintar yang membuat mulut guru tak perlu berbusa-busa saat memberi penjelasan. Semua materi pelajaran bisa diserap dengan mudah seperti kanebo kering yang haus akan cairan.

Bertekuk Lutut Karena Kesopanannya

 
Sumber :
Instagram 


Murid yang satu ini mungkin tidak sepandai si nomor satu di kelas. Tetapi sikap sopan dan manisnya sungguh mampu membuat guru jadi terpikat. Ia tidak pernah lupa menyapa dan menyalami guru ketika berpapasan di sekolah. Ketika ditanya, ia selalu menjawab dengan sopan. Perintah dari guru pun tidak pernah dibantahnya. Sesungguhnya jarang sekali seorang murid sopan nan manis menjadi prioritas gurunya. Tetapi hal ini tidak mustahil jika si murid yang sopan juga merupakan sosok yang giat belajar.

Si Penjilat yang Menyebalkan

Sumber :
lizardking1967.tumblr.com

Jenis anak emas yang ketiga adalah dia yang paling tidak disukai oleh teman-teman sekelasnya. Bahkan yang lebih menyebalkan lagi adalah dia yang penjilat ini adalah salah satu murid yang tergolong pandai. Ia memanfaatkan kepandaiannya untuk mendekati guru secara pribadi atau menanyakan hal-hal yang bisa membuat sang guru senang. Ia pun tak segan-segan mengadukan perilaku temannya yang lupa membuat PR atau sering membuat kekeliruan kala belajar di kelas. Kelakuan si anak emas penjilat ini tergolong kurang terpuji dan bisa membuatnya jadi dijauhi teman-teman sekelasnya.

Dampak yang Terjadi Jika Ada Anak Emas Di Kelas

 

“Ya iyalah nilainya bagus, kan dia anak emasnya Bu X…”
“Si A terus sih Bu yang disuruh ngerjain soal. Dia terus dong yang dapet nilai tambahan.”

Kalimat seperti ini kurang nyaman didengar, ya. Nyatanya memang ada guru yang kurang bisa bersikap adil kepada seluruh muridnya di kelas. Hal ini yang menyebabkan tindakan sang guru terkesan berat sebelah atau hanya mengutamakan si anak emas saja. Sementara murid yang lain, mendapat bagian untuk terus menerus harus meneladani si anak emas.
Sumber :
Ifunny.co

Tak jarang pula si anak emas yang baik hati ditugaskan teman-temannya untuk merayu sang guru. Misalnya meminta PR dibatalkan karena ada banyak tugas dari mata pelajaran lainnya atau meminta agar murid bisa menentukan anggota kerja kelompok sesuka hati. Ada kalanya kehadiran si anak emas menjadi beban tersendiri bagi murid-murid di kelas. Namun ada saat lainnya yang membuat murid sekelas memanfaatkan si kesayangan sebagai tameng perlindungan.

Akhir Kata


Wahai Bapak Ibu guru yang budiman, sungguh manusiawi jika Bapak atau Ibu memiliki anak murid kesayangan yang terasa lebih istimewa dari murid-murid lainnya. Namun sebagai pendidik yang baik, Bapak dan Ibu pasti paham kalau semua murid harus mendapat bimbingan dan pengajaran secara baik. Semua murid memiliki karakter dan kelebihannya masing-masing. Terlalu mengunggulkan salah satu di antara mereka hanya akan membuat yang lainnya menjadi iri atau bahkan rendah diri.

Murid-murid sekelas yang manis. Mungkin bukan kamu yang jadi kesayangan istimewa Bapak Ibu gurumu. Tetapi bukan berarti hal ini patut membuat hatimu jadi ciut. Masing-masing dari kamu punya bakat istimewa yang tidak dimiliki si anak emas atau murid-murid lainnya. Tugasmu di kelas adalah tekun belajar dan menunjukkan persaingan prestasi dengan cara yang positif. Tak perlu kamu iri dengan si anak emas yang selalu didahulukan daripadamu. Sebab kamu pasti tidak tahu hal apa yang sudah diambil dari kehidupan si anak emas.

Untukmu anak emas yang begitu dikasihi Bapak Ibu guru. Bersyukurlah bahwa kamu memiliki hubungan yang lebih dekat dan menyenangkan dengan gurumu. Hal ini barangkali selalu jadi dambaan dan pencetus rasa iri di hati teman-teman sekelasmu. Hendaknya tak kamu gunakan keistimewaan ini untuk memongahkan diri. Apalagi untuk menjelek-jelekkan teman sekelasmu di hadapan Bapak Ibu gurumu. Penuhi hatimu dengan sikap tawaduk dan penuh kasih. Supaya kamu semakin disayangi oleh banyak orang di sekitarmu, bukan hanya oleh Bapak Ibu gurumu saja.


Hasil dari ilmu adalah tindakan, bukan pengetahuan.
- Dalai Lama -






 




4 komentar:

  1. foto yang terakhir, lucu.

    hmm...iya. anak emas. teman-temannya pasti ga suka kecuali si penjilat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan... mirip sama pengalaman yang pernah dialamin di kelas kan :D

      Hapus
  2. Saya pernah menghadapi anak emas jenis ketiga itu. Sekelas kami sepakat memboikot dia hingga tidak berkutik. Hahaha. Anak emas, apalagi di sekolah emang menimbulkan kecemburuan sosial. Jadi guru memang harus bijak dalam memperlakukan siswa-siswanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang tukang jilat memang spesies yang paling nyebelin.. terus biasanya selalu ada di mana-mana :)

      Hapus

 
Copyright©Melisa