Memoar, Opini, Kata Hati

Senin, 14 November 2016

Tanoto Foundation Turut Jaga Kualitas Sekolah di Pedalaman Jambi




Fasilitas sekolah sangat berperan dalam proses belajar mengajar. Tidak mengherankan, sekolah di daerah terpencil kerap tertinggal dibanding yang berada di perkotaan. 

Salah satu misi dari kegiatan Tanoto Foundation yang didirikan oleh keluarga Sukanto Tanoto adalah melakukan perubahan atas hal tersebut. Hasilnya, mereka mampu membantu sebuah sekolah di pedalaman Jambi untuk bisa melahirkan pelajaran berkualitas.


Seperti SDN 180/V Lampisi yang terletak di Desa Lampisi, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Lokasinya sangat terpencil sehingga minim fasilitas.          

Akan tetapi, para pengajar di SDN 169/Cinta Damai tetap bisa menghadirkan pelajaran berkualitas yang menarik. CNN Indonesia sudah membuktikannya. Pada 18 April 2016, mereka menyaksikan metode belajar yang unik yang dilaksanakan di Kelas 2.
 
Kala itu, tengah dilangsungkan pelajaran Bahasa Indonesia yang dibimbing oleh guru bernama Lamsaide. Para siswa kemudian diminta oleh Lamsaide pergi ke perpustakaan sekolah dan membaca buku kesukaannya selama 15 menit.

Sesudahnya para siswa kembali ke kelas dan duduk secara berkelompok. CNN Indonesia melaporkan bahwa Lamsaide membacakan sebuah cerita tentang ondel-ondel. Ia lalu memberi pertanyaan yang kemudian bisa dijawab dengan mudah oleh para siswa. Usut punya usut, hal itu terjadi karena para siswa sudah membaca cerita tersebut tanpa diminta sebelumnya.

Sesudahnya, para siswa ganti diminta menceritakan isi buku yang mereka baca bersama kelompok. Teman-temannya memerhatikan karena akan diberi pertanyaan oleh sang guru. Siswa yang dipilih oleh CNN Indonesia berebut menjawab agar bisa mendapatkan poin terbanyak.

"Kami biasa mulai kegiatan seperti ini sejak Kelas I. Setelah membaca satu buku, mereka harus menceritakan ke temannya, biar semakin terbiasa dan tidak malu. Saya juga sering memberi hadiah biar mereka semakin semangat. Hadiahnya kecil, mungkin hanya permen, dan lain-lain," kata Lamsaide.


Metode pengajaran ini terbilang berkualitas karena para siswa jadi lebih bersemangat dan aktif berpartisipasi. Mereka menyerap pelajaran dengan lebih mudah.

Kemampuan para pengajar di SDN 169/Cinta Damai dalam mengajar dengan kreatif tak lepas dari kegiatan Tanoto Foundation. Di bawah naungan kegiatan Pelita Guru Mandiri dan Pelita Sekolah Unggul, yayasan yang didukung oleh keluarga Sukanto Tanoto ini mengajari mereka agar mampu memanfaatkan segala hal di sekitarnya untuk pembelajaran. 

Tanoto Foundation memang tak hanya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui beasiswa Tanoto Foundation saja, tetapi juga meningkatkan fasilitas sekolah. Salah satunya melalui penyediaan perpustakaan dan koleksi bukunya untuk menjaga minat baca para siswa.


   

2 komentar:

  1. Bagaimana cara atau syarat untuk mendapatkan bantuan dari Tanoto Foundation ya?
    apakah khusus sekolah saja ya
    thank

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, Pak Wadiyo.
      Saat ini Tanoto Foundation memang fokus untuk membantu sekolah-sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
      Selain itu, ada juga informasi beasiswa S1 S2 yang infonya bisa diakses di internet :)

      Hapus

 
Copyright©Melisa