Memoar, Opini, Kata Hati

Minggu, 15 Oktober 2017

Dia Akan Membantumu Mengangkat Beban, Bukan Menyuruhmu Berhenti



Pernah nge-gym di pusat kebugaran?
Atau setidaknya sudah tahu sistem workout di pusat kebugaran?

Pada umumnya, orang-orang yang didampingi Personal Trainer (PT) saat workout akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Otot-otot tubuh akan lekas berkembang dan pembakaran lemak pun mencapai tahapan maksimal.

Biasanya, orang cenderung tidak percaya diri dengan kemampuan pribadinya jika tidak mendapat pendampingan PT. Hal ini membuat sebagian orang yang berlatih sendiri cenderung memilih latihan beban dengan intensitas ringan atau sedang. Karena mereka takut terluka, takut cidera, takut tubuhnya tak mampu mengimbangi beban super besar tersebut. Akibatnya, otot tak berkembang sesuai harapan. Atau setidaknya massa otot hanya mencapai kondisi stabil, tidak menyusut dan tidak bertambah besar.


Tubuh Harus Dipaksa Agar Terus Berkembang


Jangan lupa libatkan PT ketika kita berlatih.

Seorang PT pasti mengetahui kemampuan orang yang sedang dibimbingnya. Pada intensitas latihan sedang, PT akan menyuruh kita menyelesaikan empat sampai lima set dengan beban tertentu. Setiap set biasanya terdiri dari 12 hingga 20 kali hitungan. Dengan kata lain, kita diwajibkan mengangkat beban sebanyak 48 hingga 100 kali dalam satu sesi latihan.

Beban yang sangat berat tersebut akan membuat kita jadi kewalahan. Mencapai set kedua dan seterusnya pun sulitnya bukan main. Wajah mulai memerah, urat-urat yang tegang tampak menonjol di permukaan kulit, dan otot pun mati rasa. Pada tahapan ini, PT tak akan menyuruh kita berhenti. Latihan akan terus berlanjut sampai kita mengerang, pertanda yang menunjukkan bahwa kita sudah tak sanggup.

Apa yang Akan Dilakukan Sang PT?

PT yang melihat kita mengerang kesakitan dan hampir tertindih beban tak akan panik. Jangan berharap dia akan langsung mengambil beban di tangan kita dan meletakkannya di lantai sembari menyuruh kita berhenti latihan. Dia akan mulai memegang beban yang ada di tangan kita kemudian membantu kita mengangkat beban tersebut. Ya, dia akan mengangkat beban itu bersama-sama dengan kita. Maka kita pun akan merasa bebannya mulai berkurang. Sehingga kita bisa menyelesaikan sesi latihan angkat beban walaupun kita sudah merasa babak belur.

Pada hari-hari berikutnya, otot kita akan cidera. Rasanya sangat amat sakit. Mengangkat cangkir pun akan terasa sulit. Namun ketika rasa sakit itu berangsur-angsur sembuh, otot kita sudah berkembang menjadi lebih besar dan kuat. Beban yang dulu terasa menyiksa tak akan menjadi hal besar lagi bagi kita. Sang PT akan menyiapkan kita untuk mengangkat beban yang lebih berat. Semakin berat, jauh lebih berat, karena kita akan terus beradaptasi dengan beban tersebut.

Referensi: Instagram @ItsJohnMartinT



Sampai di bagian ini, sudahkah kamu memahami maksudku?

Aku tahu bebanmu berat. Semua terasa serba salah. Apalagi jika kamu harus melangkah sendiri karena yang lain terlalu pengecut untuk memperjuangkan kebenaran. Kamu boleh mengeluh atau menangis, itu manusiawi. Luapkan emosimu agar kamu lebih lega dan siap menjalani tantangan-tantangan selanjutnya.

Jikalau nanti kamu benar-benar merasa tak sanggup mengangkat beban itu dan hampir tertindih, segera mengadu pada Dia yang Maha Tahu. Dialah PT-mu yang sesungguhnya. Dia yang akan membantumu mengangkat beban itu dengan cara-cara yang tak terduga, bukan menyuruhmu berhenti. Dengan demikian, kamu akan semakin terbiasa dengan beban berat tersebut. Hati dan pikiranmu sedang disiapkan untuk hal-hal yang lebih besar dan lebih hebat lagi. 

Dia ingin melihat kamu bertumbuh dan berkembang di jalan yang benar. Meskipun hari ini keadaan hampir menunjukkan bahwa kejahatan nyaris menang melawan kebaikan. Namun seperti yang pernah kukatakan, semoga pertolongan tak terduga itu lekas menghampirimu. Sebab Dia akan menunjukkan kekuatan-Nya pada waktu yang tepat.



Lantas kira-kira aku berfungsi sebagai apa?

Aku akan jadi support system-mu. Pasti kusiapkan minuman setiap kali aku ada di sampingmu. Cukup air putih saja ya, tidak perlu es teh manis apalagi kacang kulit. Aku mau kamu selalu sehat. Jadi kurangi minuman manis pemicu diabetes dan kacang kulit yang bisa membuatmu asam urat. Kan katanya kamu mau mengangkat beban yang lebih berat lagi supaya kamu makin hebat. Berarti kamu harus senantiasa sehat dan bersemangat.

Jangan ragu bercerita kepadaku. Niscaya aku akan selalu mengingatkanmu bahwa kamu punya PT yang super hebat. 

Semoga kamu dan dia memahaminya, langit hidupku.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright©Melisa