Siapa sangka
wajah semanis senja
memberi luka sedalam samudra.
Tuhan hanya memberimu kesempatan untuk mengenalnya
tapi bukan untuk memilikinya.
Bagaimana aku dan kamu menjadi kita?
Sedangkan kamu dan dia diam-diam membuat cerita!
Luka serius berawal dari hati yang tulus.
Batasi harapanmu agar lukamu tidak berlebihan.
Jangan membunuh mental dengan jadi orang nggak enakkan.
Sejak kapan menjaga perasaan orang lain menjadi tanggung jawabmu?
Bercandanya bikin sayang
tapi sayangnya cuma bercanda.
Lebih baik kehilangan yang jelas
daripada memiliki yang tak pernah benar-benar jelas.
Kalau seleramu donatur, pastikan dirimu bukan barang retur.
Dia hanya menghargai,
lantas mengapa kamu menaruh hati.
Semakin banyak aturan,
semakin sedikit keadilan.
Dari banyaknya manusia di dunia ini,
yang paling pantas untuk selalu kamu nasihati adalah dirimu sendiri.
Jangan menawarkan badai orang lain hanya karena langitmu sedang cerah.
Ingat, cuaca berubah tanpa bisa kita prediksi.
Serindu apa pun dirimu, jangan ganggu dia.
Jangan melukai hatimu dengan menanti orang yang sudah bahagia tanpamu.
Ajari aku bercerita tanpa mengerti kenyataannya.
Nanti kuajari diam tapi mengerti semuanya.
Mencintai tanpa dicintai adalah seni melukis luka.
Kau pergi bersama orang yang kau pilih,
sedangkan aku bersama luka yang tak kunjung pulih.
Dibuat rindu oleh perasaan,
dilarang bertemu oleh keadaan,
dan dilarang bersatu oleh kenyataan.
Dia tahu perasaanmu tapi bukan kamu yang dia mau.
Jatuh itu perlu
agar kita tahu siapa yang mengulurkan tangan.
Semua jenis pekerjaan halal itu mulia.
Yang tidak mulia adalah
mulut-mulut kotor yang meremehkan pekerjaan sesamanya.
Kita usahakan bahagia tanpa merebut milik orang lain,
meski bahagia kita dirusak orang lain.
Yang membuat kita hancur adalah
dunia sebagai tolok ukur kesuksesan.
Tak perlu berlari, cukup berjalan.
Karena hidup adalah perjalanan, bukan pelarian.


No comments