20 Quotes tentang Agama

20 Quotes tentang Agama

Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.

Agama tanpa ilmu adalah buta.

 

Agama memang menjauhkan kita dari dosa.

Namun berapa banyak dosa yang telah kita lakukan atas nama agama.

 

Orang itu kalau sudah fanatik agama kejamnya bukan main.

Kejam atas nama Tuhan,

kontradiksi yang aneh sekali,

tetapi begitulah manusia.

 

Lebih baik agama ibarat garam:

meresap, menyebar, dan memberikan manfaat di mana-mana,

tanpa kelihatan.

 

Tidak penting apa pun agama atau sukumu.

Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang,

orang tidak pernah tanya apa agamamu.

 

Yang jahat orangnya, bukan agamanya.

Karena semua agama mengajarkan kebaikan.

 

Jangan sampai kamu berhasil memeluk agama

lalu gagal memeluk sesama manusia.

 

Mengatur orang yang mabuk alkohol

masih jauh lebih mudah

daripada mengatur orang yang mabuk agama.

 

Manusia bertarung memperebutkan kekuasaan atas nama agama

dan bukan sebaliknya.

Agama apa pun tidak membenarkan pertarungan antar agama

dan tidak akan pernah ada

kecuali manusia yang begitu bodoh sehingga menafsirkan yang sebaliknya.

 

Cara paling sederhana untuk mensyukuri otak

adalah

meninggalkan penceramah kalau dia sudah mulai menyalah-nyalahkan agama lain.

 

Agama mengajarkan pesan-pesan damai

dan ekstremis memutarbalikkannya.

 

Jika kamu memusuhi orang yang berbeda agama denganmu,

berarti yang kamu pertuhankan bukan Allah, tapi agama.

 

Peran agama sesungguhnya adalah

membuat orang sadar akan fakta

bahwa dirinya bagian dari umat manusia dan alam semesta.

 

Jika ingin menguasia orang bodoh,

Bungkuslah sesuatu yang batil dengan agama.

 

Membahas perihal agama itu

sesederhana percaya dan tidak percaya.

 

Para pemeluk agama pasti marah jika tahu aku mengatakan hal itu,

karena mereka hanya memeluk agama, cuma meluk jadi cenggur.

Beda dengan penyetubuh atau pengencuk agama yang paham dengan agamanya

hingga bisa klimaks dengan Tuhan.

 

Kegelapan paling sempurna bersembunyi di balik cahaya,

kejahatan paling sempurna bersembunyi di balik agama.

 

Toleransi itu dasarnya bukan semua agama sama.

Tapi pemeluk setiap agama menghormati pemeluk agama lain

yang meyakini kebenaran agamanya masing-masing.

 

Belajarlah menjadi manusia sebelum belajar agama.

Agar kelak ketika kau membela agama tetap menjadi manusia,

tidak bertindak sebagai Tuhan.

 

Jangan buru-buru meminum kopimu saat masih panas,

nikmati saja aromanya, baru kau teguk pelan-pelan!

Begitu juga belajar ilmu agama,

tidak bisa terburu-buru apalagi dengan hati yang panas.

 

No comments