20 Quotes tentang Pikiran


20 Quotes tentang Pikiran

Berhentilah berpikir berlebihan.

Sepotong besi rusak karena karatnya sendiri.

Jangan biarkan dirimu rusak karena pikiranmu sendiri.

Tidak usah terlalu cemas,

karena cerita hidupmu sudah ditulis oleh penulis skenario terbaik.

 

Lalu,

apakah manusia bisa sekuat itu untuk bertahan,

sedangkan pikirannya sibuk berbenturan tak beraturan?

 

Ketika sesuatu terlihat rumit,

mungkin saat itu pikiranmu sedang tidak jernih.

 

Berdamailah dengan pikiran yang tak mampu kau ceritakan.

 

Laut terlihat tenang, tetapi tidak dengan ombaknya.

Begitu juga dengan manusia,

terlihat tenang tetapi tidak dengan isi pikirannya.

 

Seseorang berubah karena dua hal,

pikirannya terbuka atau hatinya terluka.

 

Mengapa harus risau ketika orang lain memiliki pikiran buruk tentangmu?

Bukankah yang memiliki pikiran itu bukan kamu?

Risaulah ketika kamu yang memiliki pikiran buruk tentang orang lain.

 

Belajar menyederhanakan hal-hal yang memang sederhana saja.

Karena yang membuatnya terlihat rumit itu pikiran(mu), diri(mu).

 

Tidak ada yang menyakitimu kecuali pikiranmu.

Tidak ada yang membatasimu kecuali ketakutanmu.

Tidak ada yang mengendalikanmu kecuali keyakinanmu.

 

Pernah ada sesuatu yang rasanya berat sekali, ternyata bisa dilewati juga.

Pernah ada sesuatu yang rasanya sangat hancur dan tak akan ada jalan lagi,

ternyata semuanya masih baik-baik saja.

Kita cuma perlu bertahan dan terus melaluinya.

Bisa jadi yang buruk hanya di pikiran saja.

 

Dunia terlalu luas untuk mengurung pikiran.

Keluarlah, jalan-jalan, dan bebaskan pikiranmu dari ruangan yang sempit itu.

 

Ternyata,

kita lebih sering mencintai pikiran kita tentang seseorang,

daripada orangnya sendiri.

 

Rawatlah pikiranmu,

sebelum pikiran itu membuatmu rawat jalan bahkan rawat inap.

 

Kelahiran suatu pikiran sering menyamai kelahiran seorang anak.

Ia didahului dengan penderitaan-penderitaan pembawaan kelahirannya.

 

Kadang, yang membuat hidup terasa berat bukan keadaan yang sedang dihadapi,

tapi pikiran tentang hal-hal yang bahkan belum tentu terjadi.

 

Perjalanan paling jauh yang ditempuh oleh manusia

bukanlah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain.

Tetapi perjalanan dari pikiran ke hatinya sendiri,

perjalanan menurunkan ego, merendahkan hati,

menyediakan ruang ikhlas dan kelapangan hati untuk menerima.

 

Istirahatlah,

berperang melawan pikiran sendiri juga butuh tenaga.

 

Ternyata, sesekali menjadi egois itu perlu.

Bukan karena aku jahat, tapi karena aku akhirnya sadar;

kalau bukan aku yang menyelamatkan warasnya pikiranku sendiri,

lalu siapa lagi?

 

Tak ada penyakit yang membunuh tubuhmu,

lebih dari kesedihan dan pikiran yang berlebihan.

 

Terkadang, yang membuat kamu lelah itu bukan pekerjaan,

tetapi beban pikiran.

 

No comments