Sebelum
baca artikel kali ini, yuk play dulu musik intrumental berikut ini.
Bukannya apa-apa sih. Supaya bacanya rileks aja. Toh saya juga sudah capek
selama satu minggu terakhir. Inginnya menulis santai untuk bahan refleksi diri. Sekaligus menyalurkan hobi setelah berhari-hari sibuk menulis untuk urusan
pekerjaan.
Saya
itu penggemar telur dadar. Telur dadar tanpa tambahan tepung. Terkutuklah
orang-orang yang menambahkan tepung sampai rasa telur dadar gak ada bedanya
sama bakwan. Saking cintanya sama telur dadar, saya bisa menilai kandungan
tepung dalam telur dadar hanya dengan melihat tampilannya saja. Pokoknya saya
gak akan beli telur dadar kalau udah keliatan ada campuran tepung di dalamnya.






