20 Quotes tentang Kebijaksanaan


20 Quotes tentang Kebijaksanaan

Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain,

tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain.

 

Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah

mengetahui bahwa kamu tidak mengetahui apa-apa.

 

Separuh dari kenyamanan adalah tidak memperhatikan apa yang orang lain lakukan.

Separuh dari etika adalah tidak ikut campur pada yang bukan urusan kita.

Dan separuh dari kebijaksanaan adalah diam.

 

Memahami diri sendiri adalah awal dari sebuah kebijaksanaan.

 

Ada tiga cara untuk mendapat kebijaksanaan.

Pertama adalah refleksi, yang merupakan cara tertinggi.

Kedua adalah pembatasan, yang merupakan cara termudah.

Ketiga adalah pengalaman, yang merupakan cara terpahit.

 

Jangan takut dengan kesalahan.

Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan.

 

Kebijaksanaan datang dari pengalaman.

Sedangkan pengalaman sering kali merupakan akibat dari kurangnya kebijaksanaan.

 

Hidup adalah perjalanan yang tak pernah berhenti,

dan kebijaksanaan adalah peta yang membimbing langkah-langkah kita.

 

Bagian tersulit dari kebijaksanaan adalah

belajar untuk tetap diam di saat ego ingin bicara.

 

Kebijaksanaan bukan hadiah instan,

tapi buah dari hati yang belajar mendengar sebelum berbicara.

 

Kebijaksanaan terletak pada kemampuan untuk mengabaikan hal tidak penting.

 

Dua hal yang merusak kebijaksanaan:

Tetap diam saat engkau seharusnya bicara,

dan berbicara saat engkau seharusnya diam.

 

Akan sampai waktunya kita bisa menertawarkkan masa lalu

tanpa merasa rendah,

sebab kita tahu bahwa manusia harus melewati fase konyol

untuk menjadi lebih bijaksana.

 

Kebijaksanaan sejati adalah

memahami apa yang bisa kamu kendalikan dan apa yang tidak.

 

Hidup rendah hati tidaklah mengecilkan, tetapi mengisi.

Kembali pada diri yang lebih sederhana akan menghasilkan kebijaksanaan.

 

Mengalahkan rasa takut adalah awal dari kebijaksanaan.

 

Kebijaksanaan bukanlah hasil dari sekolah.

Butuh usaha seumur hidup untuk mendapatkannya.

 

Diam bukan tanda kelemahan,

melainkan mencerminkan kebijaksanaan dan kedewasaan.

 

Level tertinggi dari kebaikan adalah kebijaksanaan.

Orang bijaksana menghargai perbedaan pendapat

dan mencoba memahami dari sudut pandang lain.

 

Kebijaksanaan sejati adalah menerima bahwa kita tidak bisa mengubah orang lain,

tetapi kita bisa mengubah diri sendiri.

 

No comments