Jadilah cantik yang ada brengsek-brengseknya
dan jangan biarkan sopan santunmu membuat lupa cara melawan.
Kamu dididik untuk rendah hati,
bukan untuk direndahkan berkali-kali.
Karena dunia nggak semanis gula jawa.
Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorang.
Bukan terletak pada wajah dan pakaiannya.
Semua perempuan harus punya kecerdasan.
Karena dunia terlalu keras jika hanya mengandalkan kecantikan.
Cantik itu aset.
Pintar itu senjata.
Tapi karakter baik adalah mahkota,
yang membuatmu selalu berada di level berbeda.
Kamu cantik dengan caramu sendiri.
Rupa bisa menua, tetapi tidak dengan hati yang baik.
Maka rawatlah dirimu dengan baik.
Kalau hidup pernah membuatmu berantakan, pelan-pelan rapikan lagi.
Sebab cantik bukan tentang tak pernah terluka,
tapi tentang bagaimana kamu tetap memilih untuk tumbuh dengan indah.
Kecantikan hanya sebatas kulit,
tetapi kejelekan (sifat) sampai ke dalam tulang.
Barangkali cantik tidak pernah benar-benar kutemui di cermin,
melainkan di sepasang mata yang tak pernah mencari-cari letak kurangku
dan hanya ada rasa syukur ketika memilikiku.
Kecantikan hanyalah tentang perspektif dan realistis,
tak perlu minder karena tak semua orang menganggap kamu jelek,
dan tak perlu bangga karena tak semua orang menganggap kamu cantik.
Semua wanita itu cantik.
Hanya yang tidak menyayangi dirinya sendiri
yang mengatakan ia tidak cantik.
Perempuan itu tak bisa dieja kecantikannya.
Ia adalah kalimat utuh yang tak cukup sekadar dilisankan.
Tidak ada standar cantik yang mutlak.
Dan perlu diingat bahwa setiap perempuan memiliki kecantikan yang berbeda.
Selalu yakinkan diri bahwa kamu istimewa.
Tetaplah cantik berapa pun usiamu,
karena cantik bukan soal muda atau tua
tapi tentang bagaimana kamu menjaga dirimu.
Menjaga hati tetap baik.
Menjaga pikiran tetap tenang.
Cantikmu tidak ditentukan oleh waktu
tapi oleh cara kamu menghargai dirimu sendiri.
Kita sebenarnya cantik di mata orang yang tepat.
Contohnya mata sendiri.
Aku memutuskan untuk menjadi cantik
agar bisa mencintai diri lebih dalam,
bukan untuk dicintai orang lain.
Jangan hanya mencari yang cantik.
Cari yang baik, karena di antara yang baik, ada yang cantik.
Di belakang laki-laki hebat pasti ada perempuan hebat.
Tapi di sebelahnya?
Ada perempuan lain yang gaya, cantik, seksi.
Ada ketenangan yang lahir
saat seorang perempuan berhenti mempercantik diri untuk dilihat,
dan mulai merawat diri karena akhirnya ia tahu:
ia layak dicintai bahkan oleh dirinya sendiri.
Bunga paling cantik tidak selalu tumbuh di taman,
terkadang dia bersinar di hutan
yang tidak pernah dilihat oleh siapa-siapa.
Semua yang dicintai itu cantik,
tetapi tidak semua yang cantik itu dicintai.


No comments