Kita semua membuat pilihan.
Bagian tersulit adalah hidup bersama pilihan itu.
Mungkin, ini adalah cara-Nya untuk mengajarkan kita
bahwa tak semua rasa bisa berakhir bersama.
Yang harus diperjuangkan adalah kebaikan, bukan kerumunan.
Ada orang yang berjalan sendiri, terasing, tapi tahu betul arahnya dan itu lebih baik.
Daripada sekadar melaju bersama angin ribut,
hanyut dalam air keruh.
Sendiri memang tidak asik.
Tapi jika harus bersama dengan seseorang yang hanya bisa menyakiti,
aku lebih memilih sendiri.






