Saya termasuk orang yang tidak terlalu suka ditraktir. Sebab saya merasa lebih baik saya yang mengeluarkan uang untuk mentraktir daripada membuat orang lain repot membayar makanan minuman yang saya nikmati. Sesekali saya menikmati traktiran dari orang lain, tetapi tentu saja saya bertekad memberikan balasan yang pantas untuk traktiran tersebut. Kebiasaan ini membuat saya menyadari 10 etika traktir mentraktir berikut ini yang amat penting dalam menjalin relasi dengan orang lain:
- Orang yang mentraktir tak berarti pasti punya lebih banyak uang daripada yang ditraktir. Inisiatif tersebut menandakan bahwa si pentraktir berniat menjaga hubungan baik dengan orang ditraktir. Tak perlu ragu sesekali mentraktir orang yang kondisi finansialnya berada jauh di atasmu.
- Jangan pernah meminta traktiran kepada siapa pun, bahkan kepada keluarga atau sahabat terdekatmu sekalipun. Orang yang ingin mentraktir akan melakukannya tanpa diminta. Jadi, meminta traktiran hanya akan membuat seseorang merasa tidak enak hati lalu mungkin saja dia mentraktir karena terpaksa.
- Kalau ada orang yang berkata ingin mentraktir, biarkan dia yang memilihkan tempat traktirannya. Jangan pernah memilih tempat traktiran berdasarkan keinginan pribadimu (apalagi yang harganya super mahal) karena hal tersebut sangat tidak sopan.






